Rabu, 18 Januari 2012

Permintaan Tanaman Hias Masih "Memble"



JAKARTA,Asosiasi Bunga Indonesia (Asbindo) memaparkan usaha florikultura atau tanaman hias di dalam negeri pada 2012 diprediksi mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Dari sisi produksi diperkirakan mengalami peningkatan hingga 40 persen.

"Kondisi tersebut terlihat dalam dua tahun terakhir yakni pada 2011 bisnis florikultura di dalam negeri lebih bagus dari 2010," kata Ketua Bidang Produksi Asbindo James Lumbanraja di Jakarta, Selasa (17/1/2012) malam.

Membaiknya usaha florikultura tersebut, menurut dia, karena permintaan terhadap komoditas tanaman hias semakin meningkat seiring kepedulian masyarakat, terutama terhadap kawasan properti yang ramah lingkungan. Namun demikian, permintaan terhadap komoditas tanaman hias secara nasional masih sangat rendah, hanya kurang dari 1 persen.

"Oleh karena itu konsumsi tanaman hias di dalam negeri masih bisa ditingkatkan," timpal Ketua Umum Asbindo Glenn Pardede.

Selain di pasar dalam negeri, menurut Glenn, peluang besar untuk usaha florikultura nasional juga datang dari pasar internasional. Dia mengungkapkan, saat ini ekspor tanaman hias Indonesia hanya senilai 9 juta dolar AS pada 2010. Angka itu masih sangat kecil dibandingkan pasar florikultura dunia yang mencapai 90 miliar dolar AS.

"Kondisi ini merupakan peluang besar. Namun, kondisi florikultura nasional harus diperbaiki," katanya.

Menurut dia, salah satu hal yang diperlukan untuk memperbaiki usaha florikultura di dalam negeri yakni perhatian pemerintah terhadap bidang tersebut perlu ditingkatkan. Selama ini, tambahnya, perhatian pemerintah terhadap dunia florikultura masih sangat minim karena lebih banyak difokuskan pada sektor pangan.



Sumber : www.properti.kompas.com/Permintaan.Tanaman.Hias.Masih.Memble.

Cari rumah..?? Propertykita Lebih banyak pilihanya...!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar