foto: ecobob.co.nz
Itulah sedikit teatrikal singkat yang diperagakan seorang pria paruh baya di atas panggung festival di sebuah residensial mewah kawasan sub-urban Jakarta satu bulan lalu. Bapak yang mengenkan kostum serba hijau itu adalah Bintang Nugroho, seorang pemerhati lingkungan sekaligus pendiri Green Building Council Indonesia (GBCI).
"Kentongan biasanya dipukul saat sesuatu terjadi dan perlu diantisipasi. Kalau kentongan ini saya pukul semakin cepat, semakin kuat, itu menandakan sesuatu yang benar-benar berbahaya telah terjadi. Nah, kira-kira seperti inilah kondisi Bumi saat ini," ujar Pak Bintang.
Dia menambahkan, kondisi bumi saat ini sudah masuk dalam level siaga. Untuk itu, kita perlu melakukan tindakan-tindakan penyelamatan bumi dan berusaha semaksimal mungkin untuk melestarikan lingkungan dan alam sekitar.
Langkah-langkah terkait kegiatan pelestarian dan cinta lingkungan ini adalah penerapan gaya hidup dengan konsep hijau atau green lifestyle. Konsep baru yang belakangan ini menjadi tren dan terus digembar-gemborkan berbagai pihak, juga ikut
merambah dunia properti.
Gaung green property atau green building memang santer terdengar di mana-di mana. Berbagai pihak datang dengan penawaran konsep hijau yang diterapkan pada produk-produk properti mereka.
Sebut saja pengembang lokal Ciputra yang melengkapi rangkaian propertinya melalui Citra Raya yang mengusung konsep EcoCulture (berbudaya hijau). Kemudian yang paling hangat baru-baru ini Ancol Taman Impian yang tidak mau kalah membangun wahana-wahana hijau di kawasan wisatanya.
Menyangkut hal ini, Bintang Nugroho mengaku sangat mendukung setiap gerakan dari pihak manapun yang mau memperkenalkan dan mengajak banyak orang untuk berbudaya hijau. Asalkan benar-benar diterapkan dan bukan sekedar gimmick untuk membuat masyarakat tertarik kemudian produknya laris manis di pasaran.
Bapak yang punya senyum hangat ini juga berpesan, pentingnya peranan keluarga sebagai lingkungan terkecil dalam masyarakat untuk menerapkan budaya hijau, seperti menghemat pemakaian listrik, mengurangi pemakaian kendaraan bermotor dan mulai
mengajarkan anak-anak untuk mencintai lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menanam pohon-pohon kecil di sekitar rumah.
Menurutnya, anak-anak sangat penting untuk diajarkan pola hidup green ini. Sebab, mereka adalah generasi penerus yang akan menikmati kehidupan Bumi ini kedepan. Untuk itu sangat penting memulai dari sekarang upaya-upaya cinta lingkungan demi
menjaga kelestarian alam kita tercinta.
"Karena jika kita ramah terhadap alam, maka alam pun akan ramah terhadap kita makhluk hidup di Bumi ini," pesannya menutup.
Sumber : www.property.okezone.com/green-property-sekadar-tren-kah
Cari rumah..?? Propertykita Lebih banyak pilihanya...!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar