Tampilkan postingan dengan label aksesoris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aksesoris. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Mei 2011

Saran Memilih Kasur yang Tepat

Bukannya bugar saat bangun tidur, Anda malah merasa pegal bukan main. Ada yang salah? Mungkin yang bermasalah adalah kasur yang tidak tepat untuk menopang tubuh Anda.

Kalau Anda berencana membeli kasur baru, ada baiknya memperhatikan berat badan Anda. Karena berat badan berkaitan dengan tipe kasur yang baik untuk menopang di kala tidur. Timothy Purnomo dari Sleep Center mengatakan dari berat badan seseorang akan diketahui kasur yang tepat apakah yang empuk atau keras. "Kami di Sleep Center memiliki rumusan antara berat badan seseorang dengan produk kasur yang cocok untuknya," ujarnya.

Masing-masing tipe kasur memiliki kelebihan dan kekurangan, kasur yang terlalu keras akan membuat tubuh lurus selama tidur terlentang. Ketika menyamping, tubuh akan melekuk di bagian tengah karena ukuran tulang pinggul dan bahu lebih lebar dari ukuran pinggang. Akibatnya, rasa pegal di bagian pinggang dan tulang belakang akan Anda rasakan.

Kasur yang terlalu empuk juga kurang baik, meski sangat nyaman mendistribusikan berat tubuh namun kurang mampu menopang struktur tubuh secara lurus. Dengan kasur yang terlalu empuk, bagian terberat tubuh Anda seperti pinggul dan perut akan "tenggelam", baik ketika tidur terlentang maupun menyamping.

Timothy mengatakan orang dengan berat badan lebih berat membutuhkan kasur yang empuk agar berat tubuhnya dapat disebarkan secara merata. Kasur juga harus memiliki daya topang yang baik agar bagian tengah tubuh tidak tenggelam. Sementara untuk mereka yang suka sakit pinggang cocok memakai kasur yang keras.

Selain berat badan, perhatikan pula kebiasaan gaya tidur Anda. Orang yang suka terlentang biasanya suka kasur yang keras, orang yang menyamping suka kasur yang lebih empuk. Bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun disarankan memakai ranjang lebih keras karena biasanya lebih sedikit memproduksi zat kapur untuk tulang sehingga tulang kurang fleksibel bergerak-gerak di atas kasur.

Timothy menyarankan agar dalam memilih kasur, konsumen tidak terburu-buru memutuskan dengan melihat harga atau tampilan. Cara paling tepat ialah dengan mencoba. "Di Sleep Center tersedia banyak kasur, Anda bisa mencoba manakah yang cocok dengan tipikal tubuh Anda. Rebahlah di atasnya, dan rasakan kenyamanan dan kecocokan dengan tubuh Anda," ujarnya.

Sumber : www.properti.kompas.com/Saran.Memilih.Kasur.yang.Tepat
Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

Lippo Kini Pemilik dan Pengelola Mal Terbesar di Indonesia


JAKARTA, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) hari Kamis (19/5/11) mengumumkan menerbitkan Rp957 miliar atau US$112 juta saham baru melalui penempatan kepada Lippo Group (LIPPO) untuk mendanai sebagian besar akuisisi 27,24 persen kepemilikan di Lippo-Mapletree Indonesia Retail Trust (LMIRT) yang tercatat di Bursa Efek Singapura dan 40 persen kepemilikan asset manager Lippo Mapletree Indonesia Retail Trust Management Ltd (LMIRT Mgt) yang akan mendorong nilai mal dan manajemen aset LPKR menjadi US$4 miliar (Rp34triliun) dalam 3-4 tahun.

"Dengan prospek ke depan yang jauh lebih cemerlang di industri ritel, Lippo Malls telah menjalin kerja sama dengan beberapa peritel ternama di Indonesia untuk mengisi celah yang ada, menawarkan pilihan yang bervariasi dan layanan yang lebih baik kepada par"

Sebagai bagian dari rencana tersebut, LIPPO telah melaksanakan penempatan 1,45 miliar saham yang dimiliki oleh afiliasinya, Pacific Asia Holdings Limited (PAH) pada harga yang sama,dengan total US$112 juta (Rp957 miliar), kepada investor institusionalstrategis yang diatur oleh CLSA, Singapore Pte. Ltd. (CLSA).

Dalam rencana tersebut, DewanKomisaris dan Direksi LPKR menyetujui rencana untuk menerbitkan 1,45 miliar saham baru tersebut sesuai dengan rencana direct placement yang telah disetujui para pemegang saham sebelumnya, kepada PAH senilai Rp957 miliar atau US$112 juta, untuk mendanai 70,4 persen akuisisi 27,24 persen kepemilikan diLippo-Mapletree Indonesia Retail Trust (LMIRT) yang tercatat di Bursa Efek Singapura dan 40 persen kepemilikan asset manager LMIRT Mgt. Transaksi ini akan menjadikan LPKR sebagai pemilik/pengelola mal terbesar di Indonesia dan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.

Sisanya sebesar US$47,1juta (Rp403 miliar) atau 29,6 persen dari akusisi tersebut akan didanai oleh kas internal LPKR, yang pada 31 Maret 2011 berjumlah US$383,2 juta (Rp3,277triliun).

Sebanyak 18,2 persen dari total 27,24 persen kepemilikan pada LMIRT akan diakusisi dari perusahaan afiliasi LIPPO, sedangkan sisanya sebesar 9,02 persen dari unit LMIRT dan 40 persen saham pada LMIRT Mgt akan diakuisisi dari masing-masing Mapletree LM Pte. Ltd and Mapletree Capital Management Pte.Ltd.

Setelah transaksi yang direncanakan ini terlaksana, kepemilikan LPKR di LMIRT akan meningkat menjadi 29,5 persen dari 2,26 persen yang saat ini dimiliki melalui 60 persen LMIRT Mgt, anak perusahaan. Proses akuisisi ini akan mengikuti semua ketentuan dan peraturan yang berlaku baik menyangkutdokumentasi dan persetujuan para pihak yang berwenang.

Unit-unit LMIRT akan dinilai sesuai harga pasar, pada SGD56 sen (US$45 sen) per unit dan 40 persen dari LMIRT Mgt.dinilai SGD31.9 juta (US$25,7 juta atau Rp220 miliar) atau setara dengan 14.74x proyeksi EBITDA 2011 dari LMIRT Mgt.

Penerbitan 1,45 miliar saham baru oleh LPKR pada harga Rp660/saham senilai Rp957 miliar telah mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris dan Direksi dan proses ini diperkirakan akandilaksanakan dalam waktu empat minggu dan akan mengikuti semua peraturan yangb erlaku. Transaksi direct placement dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 10 persen saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu telah mendapat persetujuan dari pemegang saham LPKR. Saham-saham baru yang dikeluarkan tidak akan dapat diperdagangkan untuk jangka waktu 12 bulan.

Seluruh dana yang diperoleh akan dipergunakan untuk mensinergikan LMIRT dan LMIRT Mgt untuk memperkuat pilarketiga dan keempat dari strategi LPKR sesudah pilar pertama dan keduamasing-masing kelompok Homes (Perumahan) dan Hospitals (Rumah Sakit). Ini akan menempatkan LPKR sebagaipemegang saham pengendali LMIRT terbesar dan pemilik 100 persen dari LMIRT Mgt.

Penempatan saham langsung LPKRdidahului dengan penempatan 1,45 miliar saham LPKR yang dimiliki oleh PAH kepada investor global pada harga per saham yang sama dan dengan jumlah nilai total yang sama, dan dikoordinasikan oleh CLSA. Dengan demikian PAH memfasilitiasi penempatan ini dengan menempatkan saham lama yang tidak dibatasi perdagangannya kepada investor global, dan sebagai gantinya membeli saham-saham baru yang dibatasi perdagangannya untuk periode 12 bulan. Kepemilikan saham PAH di LPKR tidak akan berubah.

Inisiatif ini akan menempatkanLMIRT dan LMIRT Mgt seiring dengan Lippo Malls Group milik LPKR yang memungkinkan LPKR melaksanakan rencana memasukkan dan memfasilitasi US$2miliar (Rp17 triliun) aset mal-mal kepada LMIRT dalam tiga tahun ke depan. Hal ini akan menambah aset mal LMIRT yang telah dimiliki dan dibangun saat ini senilai US$798 juta (Rp6,8 triliun) menjadi US$4 miliar (Rp34 triliun) di bawah manajemen dalam 5 tahun. Ini membuat landasan dari pilar ketiga LPKRyaitu Lippo Malls Group lebih kokoh bersamaan dengan landasan-landasan bisnis lain yang dimiliki.

Transaksi ini juga akan mentransformasi pilar bisnis Asset Management LPKR menjadi salah satu dari empat penghasil laba terbesar dan mendorong prosentasi recurring income lebih tinggi lagi dengan aset-aset di bawah manajemen yang saat ini bernilai di bawah US$1,6 miliar (Rp13,7 triliun) untuk tumbuh menjadi US$4 miliar (Rp34triliun) dalam tiga sampai empat tahun ke depan. LPKR melalui LMIRT Mgt andBowsprit Capital Corp. Ltd. mengelola 2 REITs yang tercatat di Bursa EfekSingapura yaitu LMIRT dan FREIT (First Real Estate Investment Trust).

15 Mal dalam Tiga Tahun LPKR belum lama ini mengumumkan akan menambah 15 mal baru dalam 3 tahun ke depan untuk menjadikan 50 mal di bawah portofolionya pada tahun 2016. Saat ini LPKR mengelola 25 mal yang mewakili 25 persen pangsa pasar retail mall di Indonesia.

Mal-mal baru ini akan dibangun di lokasi-lokasi strategis di seluruh Indonesia seperti Jakarta, Bali,Surabaya, Medan dan Palembang dan akan merupakan mal-mal utama di Jabodetabek dan area metropolitan Surabaya seperti St. Moritz Mall seluas 142.000m², Cempaka Putih seluas 71.000m², Kemang Village Mall seluas 79.000m², Salemba seluas 56.000m² dan Surabaya Junction Mall seluas 59.000m².


LPKR juga merencanakanpembangunan mal di Kuta, Bali seluas 31.300m² dan kompleks ritel berkisar10.000m² - 50.000m² di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Sidoarjo, Medan, Palembang dan Yogyakarta.

Strategi LPKR adalah untukmembangun dan mengakuisisi mal untuk selanjutnya mendivestasikan aset-aset mal tersebut ke dalam LMIRT. Tingkat hunian leased mall-leased mall tersebut pada kuartal pertama 2011 telah meningkat menjadi 93,2 persen dari tingkat hunian 86,7 persen di tahun sebelumnya. Tren yang positif ini diharapkan akanterus berlanjut sejalan dengan peningkatan basis konsumen Indonesia.

“Permintaan dari konsumendi Indonesia akan barang dan layanan yang berkualitas terus berkembang di pasar ritel,” kata Michael Riady, Chief Executive Officer (CEO) LPKR Divisi Retail Malls. “Dengan prospek ke depan yang jauh lebih cemerlang di industri ritel, Lippo Malls telah menjalin kerja sama dengan beberapa peritel ternama di Indonesia untuk mengisi celah yang ada, menawarkan pilihan yang bervariasi dan layanan yang lebih baik kepada para konsumen di seluruh Indonesia," kata Michael.

Presiden Direktur LPKR, Ketu tBudi Wijaya mengatakan, “Saya sangat gembira pada dukungan para investor memperkokoh bisnis Mal danAsset Management LPKR sebagai penggerak utama. Pilar pertama kami, Lippo Homes memberikan hasil yang baik dengan penjualan (marketing sales) yang terus bertumbuh. Pilar kedua kami Siloam Hospitals sedang dalam trek pertumbuhan transformasional. Perseroan berada pada posisi strategis untuk memenuhi aspirasi gaya hidup konsumen di Indonesia," katanya.

LPKR belum lama ini mengumumkanhasil kuartal I yang berakhir 31 Maret 2011, Pendapatan dan Laba Bersihmasing-masing Rp882 miliar dan Rp136 miliar didukung oleh penjualan rumah yang kuat sebagai hasil dari peningkatan pendapatan masyarakat kelas menengah Indonesia yang memicu peningkatan permintaan yang lebih besar bagi kepemilikan rumah dan peningkatan konsumsi. Recurring Income LPKR terus meningkat dan tumbuh 20 persen menjadi Rp471 miliar dan merupakan 53,4 persen dari total Pendapatan Perseroan di kuartal I.

LPKR berada di garis depan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang belum pernah terjadi sebelumnya yang ditandai dengan kenaikan PDB sebesar 6 persen per tahun dalam 5 tahun terakhir, penurunan angka pengangguran, kenaikan tingkat upah dan peningkatan arus urbanisasi.

Hal ini tercermin melalui hasil kinerja yang kuat dari seluruh unit usaha strategis Perseroan. Pendapatan per kapita yang melebihi US$3.000 sangat mendorong penjualan Residential/Township,belum terpenuhinya permintaan akan layanan kesehatan yang berkualitas terus mendorong pertumbuhan Divisi Hospitals dan juga kegiatan operasional retailmalls milik Perseroan.

Unit-unit Usaha LPKR terdiri dariResidential/Township, Retail Malls, Hospitals, Hotels and AssetManagement. LPKR tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kapitalisasi pasar senilai Rp16,2 triliun atau USD1,9 miliar.

Sumber : www.properti.kompas.com/Lippo.Kini.Pemilik.dan.Pengelola.Mal.Terbesar.di.Indonesia
Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

Hobi Harun Hajadi Di Luar Kesibukan Urus Properti


Kalau sudah suka dengan sesuatu, Harun Hajadi bakal melakukan apa pun untuk mendapatkannya. Makanya, Managing Director Ciputra Group ini serius benar mengejar karya pelukis Richard Winkler.

Harun sudah nge-fans berat pada pelukis sekaligus pematung asal Swedia yang kini menetap di Pulau Dewata sejak 10 tahun lalu itu. Lukisan dan patung buatan Winkler punya karakter khas, yakni berupa gambar atau rupa manusia yang dituangkan dalam wujud yang tidak lazim. “Bentuknya justru unik dan saya suka,” ungkap dia.

Saking gandrungnya, menantu raja properti Ciputra ini rajin berburu karya-karya Winkler. Namun, Harun bilang, tak gampang membawa pulang lukisan dan patung itu. Alhasil, tak jarang ia melakukan pendekatan khusus secara personal untuk merayu Winkler.

Usaha Harun tentu tidak sia-sia. Tak percaya? Coba saja bertandang ke kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Saat memasuki halaman rumah, deretan patung warna hijau yang berjajar rapi di pinggir teras bakal menyambut para tamu. Ada satu patung yang berukuran agak jumbo nangkring di dekat kolam renang empunya rumah.

Sementara itu, koleksi lukisan karya Winkler dipajang manis di beberapa pojok ruangan. Cuma, Harun tak hafal betul berapa jumlah persis koleksi lukisan dan patungnya itu. Harganya? “Murah-murah kok,” kata jebolan University of California ini sambil tertawa, tanpa mau menyebut angka.

Meski tak bisa melukis dan memahat serta tidak mempunyai latar belakang ilmu seni, Harun doyan dengan dunia seni. “Mengoleksi lukisan dan patung wujud kegemaran saya pada seni,” ujar dia. Di samping itu, lukisan dan patung menjadi ajang untuk menghilangkan penat di luar kesibukannya menggarap proyek properti.

Sumber : www.properti.kompas.com/Hobi.Harun.Hajadi.Di.Luar.Kesibukan.Urus.Properti
Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

Rumah Kayu Rakitan Diminati Timur Tengah

Rumah kayu rakitan atau knocked down mendapatkan pasar baru, yaitu Timur Tengah. Permintaan dari kawasan tersebut terus meningkat. Di saat permintaan naik pesat, pengusaha menghadapi kendala harga bahan baku dan teknologi.

Rumah kayu rakitan (knocked down), sekarang, semakin sering kita lihat berdiri kokoh di tengah kota-kota besar. Lazimnya, rumah-rumah tersebut terbuat dari kayu ulin, meranti, cempaka, maupun kelapa.

Modelnya beragam, mulai dari gazebo, rumah panggung, hingga rumah minimalis. Jenis yang paling banyak ditemukan berupa rumah panggung ala Palembang, Manado, serta Bali.

Sejak awal tahun 2000, bentuk indah rumah jenis ini memang memikat kian banyak orang. Gempa yang sering mengguncang membuat permintaan rumah ini cenderung naik. Sebab, rumah ini dianggap cukup tahan guncangan gempa.

Melihat beragam kelebihan itu, tak perlu heran jika banyak orang dari kalangan menengah atas di Padang, Palembang, Lampung, Jabodetabek, Bandung, Semarang, Bali, sampai Balikpapan memesannya. Apalagi, rumah kayu ini lebih indah ketimbang rumah beton. “Tidak kalah dari rumah biasa, rumah knocked down juga bisa bertahan hingga puluhan tahun,” kata Direktur CV Woloan Permai Fickry Pantow. CV Woloan adalah salah satu produsen rumah knocked down di Tomohon, Sulawesi Utara.

Yang menarik, selain pasar dalam negeri, permintaan rumah knocked down pun banyak datang dari luar negeri. Kini, pasar ekspor itu kian bertambah lantaran permintaan dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab terus meningkat.

Sejak awal 2011, konsumen dari dua negara itu banyak memesan dan menjadikan rumah bergaya daerah Indonesia sebagai tempat peristirahatan seperti vila atau resor. Maklum, bisnis pariwisata di kawasan Arab tengah tumbuh pesat.

Permintaan yang datang dari pembeli di kawasan Arab ini tergolong baru. Sebab, sebelumnya, peminat rumah jenis ini lebih banyak datang dari negara yang mengalami musim dingin, seperti Jepang, Eropa, Australia, dan Amerika Serikat.

Fickry mengaku mendapat pesanan 200 unit rumah ukuran 120 meter persegi (m²) dari Dubai dan Arab Saudi untuk kontrak selama satu tahun. Harga yang disepakati adalah Rp 2,15 juta per m². Dus, satu unit rumah ia banderol Rp 285 juta. Harga itu sudah termasuk ongkos kirim dan tukang. Padahal, di pasar lokal, harganya cuma Rp 1 juta per m².

Permintaan baru itu langsung mendongkrak omzet penjualan CV Woloan Permai. Jika tahun 2010 perusahaan asal Moroan, Tomohon ini menjual 60 unit rumah, di awal tahun ini, kapasitas produksi 100 rumah per bulan sudah mentok.

Apalagi, permintaan domestik juga tinggi, sekitar tiga sampai lima unit sebulan. “Permintaan sekarang melonjak 60%, kuota kami sudah habis,” sambung Fickry. CV Woloan menentukan kuota ini dengan mempertimbangkan kemampuan produksi rumah dan ketersediaan bahan baku. Dengan margin laba 40%–50% dari setiap unit rumah, Fickry mengakui, bisnis rumah knocked down ini menjanjikan.

Bahan baku langka Agus Shofyan, Direktur CV Balisky Indonesia yang berada di Singaraja, Bali, juga punya cerita tak jauh berbeda. Ia melihat, kini, konsumen Timur Tengah tengah butuh banyak rumah knocked down. Ia sempat mendapat pesanan 200 unit rumah ukuran 100 m² awal tahun ini.

Meski tidak menyebutkan jumlah, UD Gazebo-Production, produsen rumah knocked down di Palembang, sempat pula mendapatkan pesanan serupa. Gazebo-Creation sudah pernah mengirim rumah jenis ini ke Spanyol dan Malaysia.

Namun, di pasar Timur Tengah, nasib dua perusahaan ini tidak seberuntung CV Woloan Permai. Terkendala teknologi dan bahan baku, CV Balisky dan UD Gazebo terpaksa merelakan laba di depan mata melayang. Pasalnya, pasar Timur Tengah menuntut kualitas kayu lebih baik. Maklum, cuaca di kawasan itu sangat panas sehingga membutuhkan kayu dengan kadar air rendah.

Menjawab kebutuhan itu, kayu asal Indonesia harus diproses lagi. Di sinilah, masalah menghadang “Kami tidak punya teknologi untuk pengeringan (oven) kayu agar kadar airnya sedikit,” kata Zuhadi, pemilik UD Gazebo-Creation.

Selain teknologi, kenaikan harga kayu juga menjadi persoalan berat. Fickry bilang, selama ini, pengusaha di Tomohon mendapatkan pasokan bahan baku dari dua cara. Pertama, membudidayakan sendiri. Kedua, membeli dari pemasok di Kalimantan, Indonesia Timur, serta beberapa daerah lain.

Sayangnya, jumlah permintaan pengusaha rumah rakitan itu lebih banyak ketimbang stok bahan baku. Harga bahan baku kayu pun naik tinggi. Di 2009, harga satu meterkubik (m³) kayu meranti hanya Rp 850.000. Sekarang, harganya sudah mencapai Rp 2 juta lebih per m³.

Persoalan kian pelik sejak muncul kewajiban kayu ekspor kudu bersertifikasi demi menjamin kayu itu bukan hasil selundupan atau penebangan liar. “Ini kami siasati dengan memproduksi satuan-satuan dalam jumlah kecil,” terang Agus.

Sumber : www.properti.kompas.com/Rumah.Kayu.Rakitan.Diminati.Timur.Tengah
Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

Posisi Kolam Ikan Koi dan Keberuntungan


Perkembangan pecinta ikan Koi di Indonesia menunjukkan angka kemajuan yang sangat pesat. Dinaungi APKI (Asosiasi Pecinta Koi Indonesia) kini sudah memiliki 22 klub pecinta koi di berbagai provinsi yang tersebar di Indonesia.
Sebanyak 19 peternak ikan koi (koi Breeder), enam importir ikan koi asal Jepang (negara asli penghasil ikan jenis ini), serta 19 dealer ikan koi. Mereka berupaya keras menghasilkan jenis-jenis ikan koi terbaik.
Adapun beberapa varietas atau jenis ikan yang terkenal seperti corak Merah Putih dikenal dengan sebutan Kohaku, merah putih hitam dikenal dengan sebutan Taisho Sanshoku atau pun dengan pola hitam yang lebih agak dominan dikenal dengan sebutan Showa Sanshoku, serta corak Hitam Putih yang dikenal dengan sebutan Shiro Utsuri, yang mana di golongkan menjadi empat besar (Goyungke) hingga kerap menjadi Primadona dalam setiap Lomba Ikan Koi di Tanah Air.
Sebutlah Tancho. Varietas ini juga cukup dikenal karena memiliki pola bulat Merah dibagian kepala ikan koi ini saja, hal tersebut diindentikan dengan bendera kebangsaan negri asalnya Sakura (Jepang) .
Ada lagi Karashi dan Chagoi, jenis ikan koi ini dikenal karena memiliki warna yang unik yaitu kuning (coklat merah tembaga untuk jenis chagoi) sedang keunikan jenis ikan koi ini adalah cepat sekali mencapai ukuran besar serta lebih jinak ,dalam kurun waktu yang relatif singkat dengan rekor pencapaian panjang hingga 100 cm lebih ,yang kadang melewati ukuran panjang ikan koi pada umumnya.
Ikan Koi merupakan ikan komunitas dimana ikan ini hidup dalam satu kesatuan ,tidak saling memangsa menyerang satu sama laini. Julukan Living Jewellery pun di sandangnya karena Keindahan warna ,bentuk tubuh ,serta gaya renang yang elegan ikan Koi sangat menarik bila disimak terus menerus.
Tak dapat di pungkiri Ikan koi memang dapat merubah suasana menjadi indah rumah atau tempat dimana ikan koi ini di pelihara menuju kepada keindahan , keceriaan, serta estetika.
Beberapa tips untuk memilih ikan koi yang berkualitas, apabila hendak membeli dan memeliharanya di kediaman ( singgasana) kita yaitu:
1. Proporsional tubuh, hal mencakup keserasian / keseimbangan ikan koi mulai dari mulut ikan hingga ujung ekor, bentuk tubuh ideal pada ukuran besar menyerupai torpedo (kapal selam) yang menjadi tujuan akhir.
2. Komposisi warna, warna yang Cerah (terang) serta dan tajam (batas warna satu dengan yang lain) akan menjadikan ikan tersebut “eye catching”, hal ini mengundang mata kita untuk melihat dan melihat nya kembali.
3. Gerakan atau gaya renang ikan, gaya renang yang elegan turut mendukung tampilan ikan koi. Hal tersebut akan terlihat jelas apa bila mencapai ukuran sedang dan besar.
4. Usia dan size ikan, apa bila kita meminati Ikan koi yang berumur satu tahun, ukuran relatif cukup besar dan diatas rata-rata merupakan pilihan (jumbo tosai) ukuran jenis ini banyak diminati para pemelihara/pencinta ikan koi (favorit), makin besar makin bernilai tinggi tentunya.
Ketika jenis (varietas), kualitas, serta ukuran ikan koi telah dipilih, maka penerapan Koi Pond atau kolam Koi juga sangat menentukan. Ukuran kolam koi berbeda – beda disesuaikan dengan kondisi luas area di mana kolam koi ini akan ditempatkan sesuai dengan bentuk dan estetika tentunya.
Koi Pond ukuran “Medium” umumnya digemari hobiis koi. Sebagai contoh dengan luas area halaman taman sekitar 8m x 10m, Luas Koi Pond berukuran 3,5m x 3,5 persegi dengan kedalaman air 1,5 meter, dibangun sebagai pelengkap halaman rumah dan taman akan menjadikan komposisi estetika nan apik. Berbagai fasilitas pun diaplikasikan sebagai rangkaian pendukung kolam ikan koi yang diminati sesuai desain, fungsi, dan rasa aman bagi pemeliharanya.
Di antaranya panel automatic atau pengaturan otomatis, panel otomatis ini diaplikasikan untuk kebutuhan back wash kolam koi (pembuangan air serta pengisian kembali) guna mencapai kualitas air yang baik serta pertumbuhan ikan koi dalam pemeliharaannya, feeding koi food (pemberian pakan ikan secara otomatis) agar tidak berlebihan disesuaikan dengan kebutuhan pakan ikan koi yang dipelihara, pemusatan aliran listrik pada kolam ikan koi agar mencegah konsleting ( short cut ) hal ini sering dalami para hobiis hingga berakibat fatal pada ikan koi kesayangannya.
Banyak yang bertanya di antara kita, apakah memelihara ikan Koi membawa Hoki dalam kehidupan karir dan rumah tangga? Jawabannya benar. Karena perihal tentang penempatan Koi Pond atau kolam Koi telah diyakini dari jaman dahulu kala. Pada zaman kerajaan China dahulu kala, ikan Koi telah dipelihara dalam kerajaan untuk meningkatkan “chi” keberuntungan serta keabadian ,hal ini berkaitan dengan umur/ usia ikan koi ini bias dikatakan berumur relatif panjang.
Dua hal yang membawa keberuntungan ketika memelihara ikan Koi, yakni penempatan kolam yang berisi air dan corak warna tubuh ikan Koi diyakini membawa keberuntungan “hoki” kepada si pemilik, penghuni rumah/kantor, atau pun dimana kolam ikan koi ini dibangun/ditempatkan.
Hanya saja kolam ikan yang dibangun seyogyanya disesuaikan menurut aturan fengshui, serta kedalaman kolam yang digali semestinya melebihi permukaan kolam yang berada diatas permukaan tanah, seperti yang terlihat dalam foto.
Jumlah ikan Koi yang dipelihara dalam kolam umumnya delapan sampai dengan Sembilan ekor, dimana mengandung unsur-unsur pelambangan seperti, Delapan diartikan kaya ( kemakmuran ), sedangkan Sembilan mengandung arti forever ( selamanya). Unsur Air meningkatkan Chi atau energi positif dalam gedung yang ditempati, serta melambangan sumber kehidupan yang selalu dibutuhkan oleh manusia dan mahluk hidup lainnya.
Adapun posisi terbaik penempatan kolam Koi berada pada kutub Barat Daya, yakni 232,5° - 247,5° dan kutub Barat, yakni 247,5° - 262,5°. Posisi kutub Barat Laut dan Barat mengaktifkan kutub Logam atau Emas.
Emas menghasilkan energy positif untuk Air. Posisi terbaik meningkatkan karir dan rumah tangga yang harmonis. 2011 Happy Cuan 888.
Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-) 

Rabu, 18 Mei 2011

Enam Tanaman Ampuh Pengusir Nyamuk

Serangan nyamuk terhadap penghuni rumah baik di siang hari maupun malam pasti sangat mengganggu. Beragam upaya telah dilakukan sampai menggunakan obat nyamuk semprot atau bakar yang memiliki resiko karena kandungan kimiawinya.

Bagaimana bila menggunakan upaya alami yakni dengan menanam tanaman yang kandungan kimianya cukup ampuh mengusir jauh-jauh nyamuk?

Ada banyak tanaman yang dibenci oleh nyamuk. Dari tanaman ini ada yang cukup ditanam saja atau dimanfaatkan dengan mengambil bunganya. Berikut tanaman-tanaman ampuh pengusir nyamuk:

1. Geranium atau Tapak Dara Tanaman ini mengandung geraniol dan sitronelol yang dapat mengusir nyamuk. Kedua zat yang dimiliki Geranium dapat dengan mudah terbang memenuhi udara. Tanam saja Geranium ke dalam pot atau langsung di tanah. Tempatkan di tempat yang mudah terkena tiupan angin, saat daun-daun Geranium bergesakan, aroma zat yang ada di tanaman ini akan tercium, membuat nyamuk menjauh dari ruangan.

2. Zodia Tanaman ini asli dari Indonesia berasal dari Papua, dimana orang-orang Papua akan menggosok-gosokkan daun ini sebelum masuk hutan agar terlindung dari serangga terutama nyanuk. Zodia memiliki dua zat yang dapat membuat nyamuk kabur, yaitu Evodiamine dan Rutaecarpine. Untuk merasakan manfaatnya, Zodia visa ditanam di ruang yang banyak tertiup angin agar aromanya tercium dan mengusir nyamuk.

3. Serai wangi Serai akrab dikenal sebagai salah satu bumbu dapur, tapi ia memiliki zat Geraniol dan Sitronelal yang tidak disukai nyamuk. Menanam serai cukup mudah, tinggal tempatkan di pekarangan rumah saja.
4. Akar Wangi Tanaman ini dapat mengeluarkan aroma menyengat yang tidak disukai nyamuk Aedes Aegypti. Tanam akar wangi de pekarangan rumah untuk merasakan manfaatnya.

5. Lavender Tanaman ini aslinya dari Swiss, dan telah dimanfaatkan sebagai bahan pembuat lotion anti nyamuk. Bunga Lavender yang berwarna ungu memiliki zat Linalool dan Lynalyl acetate yang tidak disukai nyamuk. Tanam Lavender dalam pot atau tanah, untuk merasakan manfaatnya ambil bunganya dan gosok-gosokkan ke kulit.

6. Rosemary Bunga Rosemary menghasilkan bau seperti aroma minyak kayu putih. Aroma yang tidak disukai oleh nyamuk karena mengacaukan penciumannya. Tanaman ini dapat ditanam ke dalam pot atau tanah. Di dekat jendela. Untuk pemanfaatannya, ambil daunnya yang berbentuk jarum dan digosokkan ke kulit.

Selamat mencoba!

Sumber : www.properti.kompas.com/Enam.Tanaman.Ampuh.Pengusir.Nyamuk 

  • Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

  • Pakai Ambalan, Ruang Sempit Jadi Cantik


    Memiliki rumah yang luas dengan beragam ruang menjadi dambaan setiap orang. Apalagi bila Anda seorang yang senang memajang benda-benda unik, pernak-pernik, piala, foto-foto, atau benda koleksi pribadi lainnya.

    Kalau ternyata Anda memiliki rumah yang mungil, lantas hobi memajang barang ini apakah tidak terwujud?
    Jangan khawatir, Anda tetap bisa memberikan sentuhan pemanis ruangan dengan memanfaatkan ambalan di ruang yang sempit. Ambalan berbeda dengan lemari, yakni material yang berbentuk panel-panel dan dilekatkan pada dinding. Penerapannya dalam ruang sempit, Anda memilih ruang mana dalam ruang yang hendak dipermanis, misalnya saja ruang tamu atau ruang keluarga. Pilih salah satu sudut yang Anda suka dan mulai mengolah.

    Karena ambalan fungsinya sebagai pemanis dalam ruangan, sebaiknya tidak usah dibuat terlalu "menarik perhatian" dalam penempatan pajangannya. Pilihlah bahan material ambalan, ada banyak pilihan, seperti dari kayu solid, kayu lapis, plastik, hingga kaca.

    Tentukan tebal tipisnya ambalan, warna apa yang ingin dipakai, serta kesan apa yang ingin Anda tampilkan.

    Perhatikan juga penempatan benda-benda di atas ambalan. Bisa sekedar pernak-pernik lucu, foto-foto keluarga, keramik, atau bisa juga majalah atau mainan anak. Penataan yang asimetris akan lebih menarik ketimbang penataan simetris. Penataan pajangan sebaiknya tetap rapi sehingga fungsi mempermanis ruangan tetap terlihat.



    Sumber : www.properti.kompas.com/Pakai.Ambalan.Ruang.Sempit.Jadi.Cantik.

  • Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

  • Ini "Kursinya" John F Kennedy


    Dalam pameran desainer asal Denmark, Niki Nasr, yang digelar 14 Mei-14 Juni 2011, terdapat satu kursi yang dulunya pernah dipakai oleh salah satu presiden di Amerika Serikat, John F Kennedy.

    Kursi ini merupakan karya Niki Nasr yang terinspirasi gaya Skandinavia. Tentu saja kursi ini bukan kursi yang sebenarnya dipakai oleh Kennedy. Namun, Niki ingin mengangkat desain yang dulunya telah ada menjadi menarik ketika disodorkan saat ini.

    "Kursi ini gaya Skandinavia juga, dulu kursi seperti ini pernah dipakai oleh John F Keneddy. Di Skandinavia, desain itu sangat maju, kalau tidak salah setelah 50 tahun karya desainer boleh diadaptasi publik," kata Pincky SR Sudarman dari Alun-alun Indonesia di Jakarta pada pembukaan pameran Niki Nasr, akhir pekan lalu.

    Gaya Skandinavia cukup memesona Niki Nasr untuk menerjemahkannya dalam karya. Sederhana, menarik, dan dapat digunakan kapan saja adalah inti yang ingin disampaikan. Desain ini cukup menghargai alam karena tak banyak menggunakan material kayu dalam pembuatannya.

    "Cenderung tidak ada ukiran, tetapi memiliki garis-garis murni yang utuh, jujur, dan tidak rumit. Cocok untuk digunakan dari waktu ke waktu. Desain ini tak usang dimakan waktu," ujarnya.

    Sumber : www.properti.kompas.com/Ini.Kursinya.John.F.Kennedy.

  • Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

  • Dunia Niki Nasr dan Tangan Perajin Jepara


    Niki Nasr, desainer asal Denmark, telah lama mengetahui kualitas karya para perajin dari Jepara, Jawa Tengah. Selama sembilan belas tahun, karya-karyanya yang telah masuk pasar internasional tercipta dari tangan perajin kota ukiran itu.

    Niki telah lama berkecimpung dalam pasar furnitur tingkat internasional, sebut saja Italia, Meksiko, Skandinavia, Jerman, Yunani, Spanyol, dan negara-negara lainnya. Niki melanjutkan bisnis produksi furnitur milik keluarganya.

    Ketika menjalankan bisnis keluarganya, Niki, seorang sarjana lulusan antropologi sosial, telah mengetahui keunggulan para perajin di Jepara. Ia pun bekerja sama dengan para perajin dari Jepara untuk mengerjakan desain-desainnya yang mendunia. Apa yang membuat Niki begitu mengagumi para perajin dari Jepara ketimbang daerah lain di Indonesia, Bali misalnya?
    Menurut Pincky S.R. Sudarman dari Alun-Alun Indonesia, kekaguman Niki akan perajin Jepara karena mereka memiliki tingkat kesabaran luar biasa dalam mengukir. "Mungkin karena kita ini sebenarnya bangsa agraris. Ketika musim tanam belum tiba, nenek moyang kita mengerjakan hal lain seperti mengukir. Lihat, alat panen seperti ani-ani saja diukir dengan indah. Betapa kesabaran dan kehalusannya terlihat. Itu yang menjadi alasan Niki memilih perajin Jepara," katanya.

    Kayu yang dipilih untuk desain Niki seperti kayu jati, mahoni, akasia, sungkai, mindi, dan kayu impor dari Perancis, kayu oak. Sementara untuk desain-desain karyanya, Niki terinspirasi desain dari Skandinavia, dengan gaya yang mempunyai napas sederhana, klasik, namun tak terbatas atau tak lekang oleh waktu. "Desain Skandinavia memiliki garis-garis murni yang utuh, jujur, sederhana, tidak terlalu rumit, dan bisa digunakan kapan saja, tak tergantung zaman," ungkap Pincky.

    Keunggulan para perajin Jepara yang ditangkap jeli oleh Niki menjadi semacam pengingat bahwa bangsa ini kaya dengan talenta. "Ketika di tangan orang asing hasil kerajinan bisa menjadi indah seperti ini, tentu ini menjadi tantangan bagi desainer Indonesia untuk lebih maju. Jangan mau kalah karena ini adalah kekuatan kita," kata Pincky.

    Niki Nasr mengadakan pameran pertamanya di Indonesia, bertajuk "Furnishing Your World by Niki Nasr", di galeri Alun-alun Indonesia Grand Indonesia pada 14 Mei-14 Juni 2011. Ada sekitar 80 karya yang dipamerkan.

     Sumber : www.properti.kompas.com/Dunia.Niki.Nasr.dan.Tangan.Perajin.Jepara.

  • Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

  • Ruang Makan Beraksen Floral Bergaya Retro

    Sentuhan floral dengan furnitur retro klasik membuat ruang makan tampil feminin. Tema floral dipilih untuk mempercantik ruang makan di foto ini. Terlihat dari pemilihan motif kain penutup kursi, dan dua buah lukisan bunga. Motif bunga membuat ruang makan tampil feminin. Karakter demikian membuat ruangan terasa lebih lembut dan ramah.

    Ruang makan ini menyatu dengan dapur. Ia menempati lahan berukuran sekitar 2,5mx2,5m. Untuk membuat ruangan ini terasa lebih luas, diciptakanlah ilusi pandangan, menggunakan cermin. Tak hanya berfungsi untuk "meluaskan" ruang, cermin besar berbingkai tersebut juga berfungsi sebagai elemen dekoratif. Dinding yang semula polos, menjadi lebih menarik dengan kehadirannya.

    Furnitur Bergaya Retro
    Penggunaan furnitur dan aksesori bergaya retro klasik, terlihat sangat pas berpadu dengan motif floral. Meski berkesan tempo dulu, namun ruangan ini tidak tampak kuno. Untuk membuatnya tetap tampil modern, pemilihan desain dan warna furnitur menjadi pertimbangan penting.

    Motif floral berupa bunga berukuran besar sendiri merupakan salah satu ciri gaya klasik. Pemilihan warna biru muda dan krem membuatnya tetap tampil modern.

    Begitu pula dengan desain furnitur. Gaya retro klasik atau klasik tempo dulu, tidak melulu furnitur-furnitur berukuran besar dan tampak berat. Anda bisa memilih furnitur atau aksesori bergaya retro klasik, namun berdesain lebih sederhana dan ramping. Seperti kursi makan di foto ini. Bentuk sandaran kursi yang membulat di bagian atas, khas gaya retro klasik. Meski demikian, secara keseluruhan kursi ini berdesain sederhana.

    Kaki-kakinya dibuat ramping. Tidak seperti kursi-kursi bergaya klasik pada umumnya, yang kaki-kakinya cenderung besar dan berhias berbagai ornamen.

    Begitu pula dengan pilihan aksesori. Sekali lihat, kita sudah tahu bahwa lampu gantung di atas meja makan di foto ini, bergaya klasik. Namun dengan meminimalisasi penggunaan ornamen dan warna-warna keemasan, lampu gantung ini tampil lebih modern.

    Sumber : www.properti.kompas.com/Ruang.Makan.Beraksen.Floral.Bergaya.Retro.

  • Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

  • Kamis, 12 Mei 2011

    Ayo Menghemat Air!


    Air merupakan kebutuhan vital bagi kehidupan. Tanpa air, wah bisa dibayangkan aktifitas kita akan seperti apa. Sudah banyak contohnya di belahan dunia yang lain, di mana orang akhirnya menderita karena kekurangan pasokan air.

    Di Jakarta sendiri, penggunaan air tanah berlebihan dan maraknya pembangunan menyebabkan permukaan tanah menurun. Ini mengakibatkan pasokan air tanah untuk kebutuhan hidup berkurang. Akibatnya? Kita kekurangan air bersih.

    Solusinya ialah penghematan air sejak dini. Anda bisa menjadi bagian dari gerakan penghematan ini. Mari dimulai dari yang paling mudah:

    Periksa kondisi sambungan antara pipa air dan keran air, pada setiap titik saluran air di dalam rumah. Jika ada kebocoran segera ambil langkah-langkah untuk mengatasi seperti menambal.

    Simpan air bekas mencuci piring. Bila Anda menggunakan bak cuci piring "double sink" akan lebih hemat air karena air keran tak perlu selalu mengucur saat mencuci. Gunakan satu ember di salah satu bak cuci piring, buang air bekas cucian untuk menyiram tanaman.

    Masukkan botol air di tangki WC. Ini merupakan cara efektif, mudah, dan murah mengurangi penggunaan air saat mengguyur. Dalam 1 hari, sebanyak 2,5 botol galon air bersih dibuang untuk membilas toilet. Dengan cara ini jadi irit 15 - 20 liter per hari.

    Mandi dengan pancuran lebih irit daripada mandi di bathtub. Mandi dengan bathtub bisa menghabiskan air sampai 60 liter.

    Gosok gigi dengan keran tertutup. Bila membiarkan keran terbuka sepanjang satu menit saja artinya membuang 1 botol galon air bersih dalam sehari.

    Pakailah keran otomatis atau keran sekali sentuh. Dengan keran ini bisa menghemat air sampai 85 persen per hari.

    Membuat lubang biopori. Lubang ini akan mengikat air saat hujan. Air kemudian diikat sebagai sumber air tanah dan bisa menjadi suplai air bersih.

    Memasang talang air. Dengan adanya talang, air hujan dapat disalurkan ke bidang yang lebih rendah misalnya selokan. Atau lebih baik lagi masuk ke sumur resapan.

    Pakailah toilet dengan sistem "dual flush" dimana sistem pembilasannya terdiri atas dua pilihan sesuai dengan kebutuhan.

    Sumber : www.properti.kompas.com/Ayo.Menghemat.Air.
    Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)