Senin, 06 Juni 2011

Central Park Mal, Raih Penghargaan Bergengsi Tingkat Asia Pasifik




JAKARTA,
Bersaing dengan banyak negara di tingkat Asia Pasifik, Central Park Mal berhasil meraih penghargaan bergengsi Highly Commended Retail tingkat Asia Pasific, yang berlangsung di Longemont Hotel, Shanghai. Penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian International Property Awards bekerjasama dengan Bloomberg dan Google.

Veri Y Setiady, Executive Director Central Park Mal mengatakan penghargaan ini menjadikan Central Park sebagai mal pertama di Indonesia yang meraih penghargaan bergengsi di tingkat Asia Pasific. "Sebelumnya kami mendapatkan penghargaan Best Retail Development oleh Asia Pacific Property Awards 2011 untuk tingkat nasional pada bulan April 2011," katanya lewat siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (3/6/2011).

Saat proses penjurian, kata Veri, kompetisi ini melewati proses yang ketat dengan panel juri yang dikepalai oleh Lord Bates of Langbaurgh terdiri dari 50 profesional dan pengetahuan kolektif tentang industri ritel meliputi aspek inovasi desain, keamanan dan pengamanan, pelayanan dan fasilitas, dan komunikasi pemasaran.

Penghargaan ini merupakan bagian rangkaian International Property Awards yang didirikan sejak 17 tahun lalu. Ajang ini mencakup komersial ritel, real estate, dan hotel. Setiap tahun, mereka mengidentifikasi para profesional terbaik seluruh dunia di setiap kategorinya.

Central Park Mal didirikan pada 9 September 2009, seluas 22 hektar. Central Park merupakan bangunan mega proyek Podomoro City PT. Agung Podomoro Land, Tbk. Mal ini hadir dengan anchor tenant seperti Sogo dengan luas 22.000 meter persegi, berlantai empat, Carrefour dengan luas 10.000 meter persegi, Blitzmegaplex, Toko Buku Gramedia. Mal ini dilengkapi pula dengan ratusan label Internasional seperti Tod's, Etienne Aigner, Armani Jeans, Hugo Boss, Mango, Zara, dan lainnya.


Sumber : www.properti.kompas.com/Central.Park.Mal.Raih.Penghargaan.Bergengsi.Tingkat.Asia.Pasifik.

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)


Rabu, 01 Juni 2011

Danes Art Veranda diskusikan arsitektur

JAKARTA: Danes Art Veranda akan mengadakan presentasi dan diskusi bertema "Thing" dengan menampilkan arsitek Rizeki Raharja dalam program "Architects Under Big 3" pada 3 Juni.

Asisten Galeri Danes Art Veranda Riri Prabandari mengatakan Architects Under Big 3 (AUB3) adalah kegiatan presentasi arsitektural dan diskusi yang diselenggarakan pada hari pertama setiap bulan yang dibawakan oleh arsitek muda usia dibawah 30 tahun.

"Dalam kegiatan ini arsitek muda diberi kesempatan untuk mempresentasikan karya arsitektur beserta pemikiran mereka pada publik melalui presentasi non formal yang diteruskan dengan diskusi santai," katanya.

Menurut Riri, tema itu menceritakan bagaimana proses berarsitektur Rizeki Raharja, yang akrab disapa Rizeki, yang menurutnya merupakan sebuah perjalanan yang panjang. Di dalam setiap perjalanan terdapat persinggahan yang dapat membuat arah perjalanan tersebut menjadi berubah atau bahkan mengukuhkan arah. Namun Rizeki percaya setiap langkah adalah proses belajar dan berbagi.

Pengalaman yang Rizeki dapatkan bersama teman-teman dari University Of  Melbourne, Australia  ketika memetakan permasalahan di Kricak, Yogyakarta, membuatnya memahami bahwa berarsitektur adalah berbuat dan berbagi gagasan untuk hal yang lebih baik serta membaginya kepada orang lain.

Kali ini Rizeki akan berbagi lebih banyak lagi tentang pengalamannya mendapatkan pemahaman tersebut di Danes Art Veranda.

Rizeki menyelesaikan studi arsitekturnya di Universitas Islam Indonesia di Yogyakarta pada 2009. Dia sudah memulai kegiatan berarsitekturnya sejak masa perkuliahan dengan menjadi turut ambil bagian dalam beberapa proyek komersial dan proyek kolaborasi dengan beberapa lembaga.

Sumber : www.bisnis.com/infrastruktur/properti/danes-art-veranda-diskusikan-arsitektur

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)


Transaksi Penjualan Properti Melesat di Mei 2011





Jakarta - Rel Estate Indonesia (REI) mencatat transaksi penjualan properti yang cukup tajam pada bulai Mei 2011. Penjualan properti pada bulan lalu mengalahkan penjualan bulan April bahkan tertinggi selama 2011 ini.

Ketua Umum REI Setyo Maharso mengatakan kenaikan penjualan properti bulan Mei menunjukan geliat ekonomi Indonesia kian membaik. Bahkan ia memperkirakan tingginya harga komoditi perkebunan yang terus merayap naik seperti cengkeh, karet menyumbang peningkatan daya beli masyarakat.

"Di bulan Mei penjualan memang tinggi, banyak pembelian karena ekonomi sedang bagus, daya beli ada," kata Setyo kepada detikFinance, Rabu (1/6/2011)

Setyo menambahkan penjualan properti di bulan Mei juga ditopang oleh adanya penundaan penjualan properti di dua bulan pertama 2011 karena kisruh penarikan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

"Soal berapa angkanya belum kita hitung, tapi secara keseluruhan (2011) kita prediksi naiknya 15%. Yang jelas Mei lebih tinggi dari April dan tertinggi dari bulan-bulan lainnya," katanya.

Ia juga menambahkan berdasarkan laporan dari angota REI di daerah, transaksi riil banyak berasal dari pameran-pameran selama Mei 2011. Setidaknya selama Mei ada 5 pameran properti hunian skala besar di luar Jakarta seperti Batam, Lampung, Makassar, Manado dan Kendari. Bahkan tarcatat transaksi paling tinggi di Manado Rp 250 miliar.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi 0,12% di Mei 2011. Makanan jadi, minuman, dan rokok menyumbang inflasi 0,04%, perumahan, air, listrik, gas menyumbang inflasi 0,06, kemudian sandang termasuk emas menyumbang inflasi 0,05%. Sementara harga makanan masih menurun dan menyumbang deflasi sebesar 0,07%.

Sumber : www.detikfinance.com/transaksi-penjualan-properti-melesat-di-mei-2011

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)


Sofa Sudut Untuk Ruang Tamu Mungil




Agar ruang tamu tetap nyaman meski terletak di ruangan yang sempit, Anda bisa menyiasatinya dengan menempatkan sofa sudut sebagai kursi untuk para tamu.

Sofa sudut memiliki ukuran yang lumayan besar untuk menampung kapasitas duduk para tamu. Di ruangan yang sempit, penempatan sofa sudut dapat mengakali keterbatasan ruang namun tetap menyuguhkan kenyamanan. Coba lihat sofa sudut berbentuk L pada gambar yang diambil dari ruang tamu di unit tipe 91,5 apartemen contoh 1 Park Residence, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sofa bentuk L tepat ditempatkan di sudut karena bentuknya yang menyudut membentuk sudut 90 derajat. Sofa berbentuk L ini diatur merapat ke dinding pada satu sisi, sementara sisi yang lain membelakangi dan menjadi penanda penyekat ruang di belakangnya, yakni ruang makan. Sofa L ini menghadap pintu masuk. Dengan penempatan seperti ini, akan tersisa area bergerak di ruang tamu, sehingga aktivitas tetap berjalan.

Sebagai pemanis dan pelengkap, di tengah-tengah sofa ada meja buku yang cukup menarik. Meja ini dilengkapi rak buku untuk meletakkan beberapa koleksi buku atau majalah. Agar terkesan nyaman, pada sofa ditambah dengan bantal-bantal kursi dengan warna senada. Juga beberapa aksesoris unik sebagai pengisi kanan-kiri sofa. Penambahan karpet berwarna coklat menambah kehangatan ruang tamu. Ditambah permainan warna putih dan hijau lumut untuk menampilkan ruang tamu yang modern.

Satu tips yang bisa Anda pertimbangkan, apabila rumah Anda memiliki kadar kelembaban yang tinggi, sebaiknya sofa ditempatkan berjarak beberapa sentimeter dari dinding. Kalau dibiarkan terlalu menempel pada dinding lembab, sofa akan cepat rusak dan tidak nyaman ditempati lagi.


Sumber : www.properti.kompas.com/Sofa.Sudut.Untuk.Ruang.Tamu.Mungil

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)


Mall @ Alam Sutera Beroperasi April 2012




SERPONG, Mall @ Alam Sutera dijadwalkan beroperasi April 2012 mendatang. Mall @ Alam Sutera dibangun di atas lahan seluas 7,8 hektar dengan total leasable area sekitar 68.000 m2. Mall setinggi 5 lantai ini terdiri dari 2 lantai untuk area parkir dengan kapasitas 2500 lot parkir, dan 3 lantai untuk area ritel.

"Alam Sutera terus berusaha keras untuk mempercepat proyek pembangunan Mall @ Alam Sutera ini. Kehadiran mal ini sangat dinantikan oleh masyarakat karena akan menjadi ikon tersendiri bagi kawasan Serpong, Tangerang. Kami menargetkan April 2012 soft opening bisa segera dilakukan," ujar Budi Iwantoro, Chief Executive Officer Mall @ Alam Sutera.

Budi menambahkan posisi Mall @ Alam Sutera sebagai ikon utama kawasan CBD Alam Sutera juga akan menjadi daya tarik tersendiri dari sisi investasi.

"Sebagai ikon di kawasan superblok Alam Sutera, mall ini tentu akan ramai dikunjungi oleh kaum muda maupun keluarga yang berada di wilayah Serpong dan sekitarnya. Tentunya, dari sisi investasi, Mall maupun kawasan superblok ini memiliki nilai investasi yang sangat tinggi," tambah Budi.

Mall @ Alam Sutera kedepannya juga bisa disebut sebagai pusat belanja yang mengadopsi konsep green development. Lahan seluas 15 ha di luar area mall nantinya disiapkan dan sebagian besar lahannya dialokasikan untuk ruang terbuka hijau.

Budi Iwantoro kembali menjelaskan bahwa tingkat okupansi mall saat ini telah mencapai 90 persen, dengan anchor tenant seperti Sogo Department Store, The Food Hall, Funworld, Mango Farm, Gramedia, Cinema XXI, Chipmunks Playland & Cafe, Electronic Solution, dan Home Solution. Selain itu sejumlah specialty store ternama lainnya juga telah siap meramaikan Mall @ Alam Sutera.

Mall @ Alam Sutera merupakan salah satu dari tiga mega proyek Alam Sutera yang saat ini tengah dibangun di wilayah Serpong, Tangerang. Selain mal, Alam Sutera juga menghadirkan Silkwood Residences (apartment towers) dan gedung perkantoran Alam Sutera Office Tower.

Ketiga proyek ini terletak di kawasan superblok dan pusat bisnis (central business district) Alam Sutera. Selain tiga proyek tersebut, di kawasan seluas ±40 hektare itu juga akan dibangun Bina Nusantara University, hotel, convention & exhibition center serta theme park yang saat ini masih dalam tahap perencanaan.

Untuk investasi, Corporate Secretary PT Alam Sutera Realty Tbk Hendra Kurniawan, menyampaikan bahwa pembangunan Mall @ Alam Sutera ini menelan biaya sekitar 550 miliar.

Seremoni topping off Mall @ Alam Sutera dilakukan pekan lalu dilakukan secara simbolis dengan penancapan paku emas oleh Komisaris PT Alam Sutera Realty Tbk, Haryanto Tirtohadiguno dan dilanjutkan oleh dewan direksi serta komisaris perusahaan.


Sumber : www.properti.kompas.com//Mall.Alam.Sutera.Beroperasi.April.2012

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

Metland Lepas Saham Perdana Rp 240 Per Lembar




JAKARTA,Setelah menggelar penjajakan minat dan penawaran awal (bookbuilding), akhirnya, PT Metropolitan Land Tbk (Metland) menetapkan akan melepas saham perdananya atau Initial Public Offering (IPO) di harga Rp 240 per saham. Ini merupakan harga terendah dari kisaran Rp 240 per saham- Rp 300 per saham yang telah mereka umumkan sebelumnya.

Dalam hajatan IPO itu, Metland akan melepas 1,89 miliar saham baru atau 25% dari total modal saham ditempatkan dan disetor penuh. "Dengan penetapan harga tersebut, total dana yang bisa dihimpun Metland sekitar Rp 455 miliar," ujar Vice Director Corporate Affairs & Corporate Secretary Metland Olivia Surodjo, Selasa (31/5).

Metland akan menggunakan dana itu untuk menyokong beberapa proyek baru dan memperbesar kepemilikan saham di anak usahanya. Porsi terbesar dari perolehan dana IPO akan mereka gunakan untuk pengembangan proyek baru berupa mal, apartemen strata title, perluasan hotel yang telah mereka miliki, dan pembelian saham anak usaha. Sementara sisanya akan mereka gunakan mencukupi kebutuhan modal kerja.

Olivia berharap, perusahaannya bisa mengantongi pernyataan efektif IPO dari Bapepam-LK pada minggu kedua Juni 2011. Masa penawaran ditargetkan pada tanggal 13 Juni-15 Juni 2011. Adapun target pencatatan di Bursa Efek Indonesia adalah pada tanggal 20 Juni 2011.


Sumber : www.properti.kompas.com/Metland.Lepas.Saham.Perdana.Rp.240.Per.Lembar

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)


Penjualan Rumah Kuartal II-2011 Naik 15 Persen



JAKARTA,Pembangunan perumahan bakal terus bergairah. Ketua Umum Real Estate Indonesia, Setyo Maharso berpendapat, pada kuartal II tahun ini penjualan rumah akan naik 15 persen ketimbang periode sama di tahun lalu.

Setyo melihat, yang mendominasi adalah rumah seharga Rp 200 juta sampai Rp 500 juta. Tak hanya di Jabodetabek, di luar Pulau Jawa juga demikian. "Daerah seperti Lampung, Batam, Manado, dan beberapa di Sulawesi Selatan, sudah mulai ekspo. Para pengembang mengaku kenaikan sudah 100 persen dari target mereka," kata Setyo, Selasa (31/5).

Untuk skala tahunan, 2011 ini diramalkan penjualan rumah naik minimal 15 persen dari tahun 2010 yang sebanyak 120.000 unit. Adapun rumah menengah ke bawah, berkontribusi sekitar 55 persen - 60 persen. Sedangkan rumah mewah sebesar 30 persen.

Sementara pengamat properti Panangian Simanungkalit mengatakan, tahun ini penjualan landed house bertumbuh 15 persen sampai 20 persen ketimbang tahun lalu. Permintaan rumah menengah ke atas yang seharga harga Rp 700 juta sampai Rp 1 miliar ke atas masih terus mendominasi pasar. "Ini karena kegandrungan masyarakat untuk tinggal di perkotaan kian gencar," kata Panangian.

Kegairahan permintaan properti tergambar lewat properti jualan PT Lippo Cikarang yang meluncurkan Oakwood, kluster baru di kawasan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat pada 28 Mei 2011. Dalam sehari, 100 persen dari 83 unit rumah sudah habis terjual. Kluster ini dibangun di atas lahan seluas 8 hektare (ha).

Ria Sormin, Manager Hubungan Masyarakat PT Lippo Cikarang Tbk. menjelaskan harga rumah yang ditawarkan berkisar Rp 800 juta hingga Rp 1,1 miliar. "Oakwood untuk kelas menengah ke atas (middle-up)," kata Ria, Selasa.

Untuk tahap kedua, PT Lippo Cikarang berencana meluncurkan 73 unit rumah dalam kluster Oakwood Juni ini. Oakwood merupakan klaster ke-6 dari Mega Kluster The Elysium Residence besutan Lippo Cikarang. Lima 5 kluster lainnya, Elysium Garden, Le Jardin, Ivory Garden, Greenwood, dan Florencia. Landed house di atas lahan 126 ha itu sudah terjual.

Pengembang lain yang juga konsentrasi dalam properti perumahan tak lain PT Bumi Serpong Damai. Dalam tahun ini bakal diluncurkan sedikitnya 10 kluster baru di kawasan BSD City, Tangerang. "Mayoritas di De Park. Tahun ini kami konsentrasi ke proyek De Park," jelas Senior Corporate Secretary BSDE, Feniyanti.

Hunian berkonsep elite itu dibangun di atas lahan seluas 66 ha. Setiap kluster terdiri dari 100 hingga 200 unit rumah. Dengan harga tanah Rp 3,8 juta per m2 di Tangerang, kisaran harga rumah dilego mulai Rp 700 juta sampai Rp 2,5 miliar.

De Park diluncurkan akhir 2010 lalu. Dari seluruh unit rumah yang terjual di BSD City hingga pengujung Mei ini, sekitar 80 persen sudah terjual. Tahun ini PT BSD menargetkan penjualan mencapai Rp3,4 triliun. Target itu naik sekitar 50 persen dari penjualan tahun lalu sebesar Rp 2,3 triliun yang didominasi landed house.

Sumber : www.properti.kompas.com/Penjualan.Rumah.Kuartal.II-2011.Naik.15.Persen

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)